Rabu, 09 November 2011

Pencuri Pedang Pusaka Ketakutan Didatangi Roh Sultan


Tak kuat terus-menerus didatangi roh sultan-sultan Keraton Sumenep dalam mimpinya, Ahmat Fauzi memilih mengembalikan pedang pusaka keraton yang dicurinya dari Masjid Agung Sumenep. Pencurian itu terjadi sebelum bulan puasa lalu.

Kepala Keamanan Masjid Agung Sumenep, Husin Satriawan, mengatakan pagi tadi, Fauzi, warga Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, datang menemui dirinya di Masjid Agung.

Fauzi langsung meminta maaf karena telah mencuri pedang pusaka tersebut. "Dia bilang sejak mencuri pedang itu, dirinya selalu didatangi sultan-sultan dalam mimpi," kata Husin, Jumat, 28 Oktober 2011.

Menurut pengakuan Fauzi, kata Husin, dalam mimpi itu, sultan-sultan meminta Fauzi mengembalikan pedang pusaka itu agar tidak terkena sial. "Karena takut, makanya dia mengembalikan," ujarnya.

Fauzi sendiri mengaku nekat mencuri pedang pusaka itu untuk membunuh musuh-musuhnya. Dari berbagai wangsit yang didapat, semua mengisyaratkan bahwa pedang pusaka di Masjid Agung Sumenep-lah yang bisa membunuh musuh-musuhnya.

Entah kapan tepatnya, sebelum bulan puasa lalu, sekitar pukul 02.00 malam, Fauzi masuk ke Masjid Agung dengan melompat pagar. Dengan mantra dan jampi-jampi yang dimilikinya, Fauzi berhasil mengambil pedang pusaka itu, kemudian kabur tanpa diketahui seorangpun.

Husin menambahkan, meski Fauzi sudah mengaku bersalah, pihaknya tetap berencana melaporkan kasus ini ke polisi agar diproses sesuai hukum yang berlaku, dengan harapan bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. "Sejak pencurian pedang pusaka, keamanan masjid kita tingkatkan," pungkasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar